Show simple item record

dc.contributor.advisorSiswanto, Iwan
dc.contributor.authorYanti, Herda
dc.date.accessioned2021-10-26T02:23:22Z
dc.date.available2021-10-26T02:23:22Z
dc.date.issued2021-10-26
dc.identifier.urihttps://repository.stai-tbh.ac.id/handle/123456789/157
dc.description.abstractPenelitian ini berawal dari adanya ketidak jelasan dalam pelaksanaan upah harian para buruh pengangkut barang di pasar Khairiah Mandah yang mana mereka tidak melakukan kesepakatan atau perjanjian kerja terlebih dahulu mengenai pembagian kerja sebelum melakukan pekerjaan sehingga upah yang para buruh terima tidak sesuai dengan banyak pekerjaan yang buruh kerjakan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan upah harian para buruh pengangkut barang di pasar Khairiah Mandah. Subjek dalam penelitian ini adalah para buruh pengangkut barang sedangkan Objek dalam penelitian ini adalah tinjauan Ekonomi Syariah terhadap sistem pelaksanaan upah harian para buruh pengangkut barang di pasar Khairiah Mandah. penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan data reduktion (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing/verification. Sementara untuk uji keabsahan data menggunkan Trianggulasi sebagai uji kredibilitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam sistem pelaksanaan upah harian para buruh pengangkut barang di pasar Khairiah Mandah berdasarkan rukun dan syarat dalam ijarah sudah sesuai seperti dalam pelaksanaan upah buruh yang bekerja semuanya sudah baliqh, juga mereka melakukan ijab Kabul, adanya perjanjian kerja antara kedua belah pihak terlebih dahulu mengenai jenis pekerjaan, besar atau kcil upahnya, dan upah diserahkan kepada pekerja setelah selesai bekerja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan upah harian para buruh pengangkut barang di Pasar Khairiah Mandah dapat di katakan baik, meskipun para buruh dan pengupah tidak mengetahui rukun dan syarat dalam upah (Ijarah), tetapi pelaksanaannya sudah sesuai dengan rukun dan syarat dalam ijarah. Walaupun upah yang buruh terima terkadang tidak sesuai dengan banyak pekerjaan yang mereka lakukan namun dikarenakan sistem pekerjaan mereka satu tim sehingga wajar upah yang mereka terima di bagi sama rata, dan upah yang diterima para buruh di Pasar Khairiah Mandah masih terbilang sangat kecil yang belum dapat memenuhi standar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Indragiri Hilirid_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherSTAI Auliaurrasyidin Tembilahanid_ID
dc.relation.ispartofseriesHerda Yanti Skripsi;1209.16.07969
dc.subjectResearch Subject Categories::SOCIAL SCIENCES::Business and economics::Economicsid_ID
dc.titleTinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Upah Harian Para Buruh Pengangkut Barang di Pasar Kelurahan Khairiah Mandah Kabupaten Indragiri Hilirid_ID
dc.typeThesisid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record