| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi masih adanya siswa
yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, siswa
yang kurang bertanggung jawab pada saat tugas kelompok dan
masih ada siswa yang kurang berani bertanya ketika
dipersilahkan bertanya, hal tersebut disebabkan siswa merasa
segan dan takut untuk bertanya alasan lain disebabkan karena
siswa malas untuk bertanya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
dari penerapan metode penugasan terhadap minat belajar
siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian
Kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling jenuh.
Populasi dalam penelitian ini adalah guru kelas yang
berjumlah 1 orang siswa-siswi yang berjumlah 17 orang di
kelas IV. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini
adalah menggunakan observasi, angket dan dokumentasi,
selanjutnya data observasi dipresentasekan menggunakan rumus
presentase P=
𝑓
𝑛
X 100% sedangkan data angket teknik analisis
data menggunakan regresi sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian melalui teknik
pengumpulan data observasi menunjukkan bahwa penerapan
metode penugasan menunjukkan nilai 92,22% dan dikatgorikan
sangat baik, karena terletak pada interval 81-100%.
Sedangkan pada minat belajar siswa menunjukkan nilai 75,83%
dan dapat dikategorikan baik, karena terletak pada interval
61-80%. Selanjutnya hasil penelitian melalui teknik
pengumpulan data angket dapat disimpulkan bahwa, Pengaruh
penerapan metode penugasan terhadap minat belajar siswa
pada mata pelajaran tematik di masa pandemi covid-19 kelas
IV Sekolah Dasar Negeri 027 Simpang Tiga Daratan Kecamatan
Enok, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan karena
diperoleh Fhitung ≥ Ftabel atau Fhitung = 14,99 ≥ Ftabel = 4,54 maka
terima Ha dan tolak Ho.
Berdasarkan hasil analisis data maka dapat
disimpulkan bahwa metode penugasan sangat baik dalam
meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran
tematik. | id_ID |