Show simple item record

dc.contributor.advisorSiswanto, Iwan
dc.contributor.authorNurul Hidayah, Nopita
dc.date.accessioned2022-04-12T02:37:07Z
dc.date.available2022-04-12T02:37:07Z
dc.date.issued2022-04-12
dc.identifier.urihttps://repository.stai-tbh.ac.id/handle/123456789/234
dc.description.abstractKegiatan awal dalam suatu pekerjaan adanya perencanaan dalam bentuk memikirkan hal-hal yang terkait dengan pekerjaan itu agar mendapatkan hasil yang optimal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dalam usaha. Dengan demikian, manajemen produksi diharapkan dapat mengatur atau mengelola agar mampu menciptakan dan menambah nilai guna atau manfaat suatu barang atau jasa. Berawal dari ada terjadinya keadaan yang tidak stabil, dimana pendapatan pengusaha tahu tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahan mengalami kenaikan dan penurunan. Selain itu, disebabkan oleh faktor harga dan persediaan bahan baku, kurangnya informasi pasar terkait dengan permintaan konsumen, dan rendahnya kualitas sumber daya manusia terhadap pengawasan proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen produksi tahu tempe dalam meningkatkan pendapatan usaha di pengolahan tahu tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahan. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah pemilik usaha, pengawas dan pemasar di Pengolahan Tahu Tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahan sedangkan objek penelitiannya adalah manajemen produksi tahu tempe dalam meningkatkan pendapatan usaha di Pengolahan Tahu Tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulannya dengan cara wawancara dan dokumentasi mengenai manajemen produksi tahu tempe dalam meningatkan pendapatan usaha di Pengolahan Tahu Tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: manajemen produksi tahu tempe dalam meningatkan pendapatan usaha di Pengolahan Tahu Tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahan, sudah diterapkan dengan baik dalam perencanaan sistem produksi, sistem pengendalian mutu produksi, dan sistem informasi produksi. Akan tetapi, ada beberapa kegiatan produksi yang masih dilakukan dengan cara manual seperti pembungkusan tempe tidak dapat dikerjakan dengan mesin, kegagalan fermentasi akibat cuaca, terkena benda berbau tajam, kurangnya kebersihan yang mengakibatkan kegagalan total.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherSTAI Auliaurrasyidin Tembilahanid_ID
dc.relation.ispartofseriesNopita Nurul Hidayah Skripsi;1209.17.08295
dc.subjectResearch Subject Categories::SOCIAL SCIENCES::Business and economics::Economicsid_ID
dc.titleManajemen Produksi Tahu Tempe Dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Di Pengolahan Tahu Tempe Kelapa Gading Sejahtera Kecamatan Tembilahanid_ID
dc.typeThesisid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record