| dc.description.abstract | Permasalahan yang dijumpai peneliti di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pelangiran yaitu, masih ada Sebagian siswa mengalami hambatan dalam keterampilan berbicara khususnya dikelas kelompok B1, dapat dilihat Ketika dalam proses pembelajaran keaktifan siswa, keinginan bertanya dan respon siswa masih rendah. Hal tersebut dikarenakan guru kurang menstimulasi proses pembelajaran dalam keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak melalui metode bernyanyi di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pelangiran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas B1 di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Pelangiran yang berjumlah 14 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan carat es, observasi, catatan laporan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dengan diterapkannya metode bernyanyi pada keterampilan berbicara dalam 2 siklus mengalami peningkatan. Peningkatan observasi siswa dari 35,29% pada pra siklus menjadi 88,23% pada siklus II, dan hasil observasi guru dari 41,18% pada pra siklus menjadi 100% pada siklus II. Sedangkan rata-rata hasil tes keterampilan berbicara siswa dari 62,85 pada pra siklus menjadi 83,08 pada siklus II, dan peningkatan ketuntasan hasil tes keterampilan berbicara siswa dari 35,71% pada pra siklus menjadi 85,71% pada siklus II, maka rata-rata dan ketuntasan keterampilan berbicara siswa dapat dikategorikan sangat baik. | id_ID |