Pengaruh Promosi Terhadap Minat Siswa Menabung Di Bank Riau Kepri Syariah (Studi Siswa SDN 003 Tembilahan Hulu)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang nya nasabah bank riau kepri syariah
pada tingkat sekolah dasar karena kurang nya minat menabung, ingin mengetahui
minat siswa dalam promosi yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri Syariah di SDN
003 Tembilahan Hulu, mengetahui pengaru dilakukan oleh Bank Riau Kepri
Syariah pada tingkat sekolah dasar serta promosi yana ingin mengetahui jumlah
nasabah pada tingkat sekolah dasar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap minat
siswa menabung di Bank Syariah Dan untuk mengetahui pengaruh yang
signifikan Promosi terhadap minat siswa menabung di Bank Syariah.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian
kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SDN 003 Tembilahan Hulu
serta yang menjadi objek penelitian ini adalah pengaruh promosi terhadap minat
siswa menabung di Bank Syariah. Populasi penelitian ini adalah siswa - siswi
SDN 003 Tembilahan Hulu. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik teknik
purposive sampling, sehingga memiliki 148 sampel dengan hitungan teknik
slovin. Teknik analisa data pada penilitian ini menggunakan regresi linear
sederhana.
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang
signifikan antara promosi terhadap minat siswa menabung di Bank Syariah dilihat
dari hasil uji-t, diperoleh nilai t hitung < nialai t tabel yaitu 1,430 < 1,655 berarti
Ha ditolak, hasil ini juga didukung dengan uji regresi sederhana yang
menghasilkan nilai probabilitas tidak signifikan 0,155 > 0,05 maka Ho diterima,
artinya koefesien regresi tidak signifikan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel promosi tidak berpengaruh
signifikan terhadap variabel minat menabung. Hasil koefisien determinasi atau
Adjusted R Square (R2)sebesar 0,014 yang berarti bahwa sekitar 14% minat siswa
menabung dipengaruhi oleh promosi. Sedangkan sisanya 86% (100% - 14%)
dipengaruhioleh variabel lain, dari persentase tersebut dapat dikatakan bahwa
masih terdapat faktor lain sebesar 86% yang dapat dijelaskan oleh variabel lain
yang lebih mempengaruhi minat menabung misalnya variabel fasilitas,
religiusitas, pelayanan, lokasi dan berikut nya.
