Show simple item record

dc.contributor.advisorArmizi, Armizi
dc.contributor.authorSarobiah, Siti
dc.date.accessioned2022-08-01T03:41:21Z
dc.date.available2022-08-01T03:41:21Z
dc.date.issued2022-08-01
dc.identifier.urihttps://repository.stai-tbh.ac.id/handle/123456789/302
dc.description.abstractAkhlak adalah tabiat atau sifat seseorang, yakni keadaan jiwa yang terlatih, sehingga dalam jiwa tersebut benar-benar telah melekat sifat-sifat yang melahirkan perbuatan-perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikirkan dan diangan-angankan terlebih dahulu. Dengan demikian sudah seharusnya sebagai seorang murid untuk memahami tentang etika baik yang diperoleh dari pendidiknya maupun dengan cara membaca buku-buku, salah satunya adalah kitab terjemah Adabul 'Alim Wal Muta'allim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akhlak pelajar sebagai pribadi, akhlak pelajar terhadap guru, akhlak pelajar dalam belajar, dan relevansi akhlak pelajar dalam buku terjemah ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim merupakan karya K.H. Hasyim Asy'ari dengan kondisi saat ini. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif pembahasan terkait dengan akhlak pelajar dalam buku terjemah ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allim. Hasil dari penelitian ini adalah akhlak murid sebagai pribadi diantaranya: murid harus membersihkan hati dari penyakit dan kotoran, murid harus memiliki niat yang baik, murid bersegera dalam belajar dan tidak menunda-nunda waktu, murid harus menerima apa yang menjadi bagiannya (qana’ah), murid harus membagi waktu belajar secara efektif dan murid harus mengurangi makan dan minum. Akhlak murid kepada guru diantaranya: murid sebaiknya meluruskan pandangan dan berikhtiar kepada Allah Swt. Dalam memilih seorang guru, dibarengi dengan bersungguh-sungguh memperbaiki akhlak dan adab kepadanya, murid bersungguh-sungguh dalam memilah dan memilih guru yang memiliki pemahaman syari’at yang kuat serta dipercaya (karena kealimannya) oleh guru-guru lain pada masanya.Akhlak murid dalam belajar, daintaranya: hendaknya murid memulai dengan mempelajari ilmu (bidang studi) yang hukumnya fardhu 'ain, setelah mempelajari ilmu yang fardhu 'ain, murid dapat melanjutkan dengan mempelajari al-Qur'an hingga mampu membaca al-Qur'an dengan baik dan benar. Kemudian hal tersebut relevan dengan nilai-nilai yang tertuang dalam Sistem Pendidikan Nasional.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherSTAI Auliaurrasyidin Tembilahanid_ID
dc.relation.ispartofseriesSiti Sarobiah Skripsi;1209.17.08100
dc.subjectResearch Subject Categories::SOCIAL SCIENCES::Social sciences::Educationid_ID
dc.titleAkhlak Murid dalam Perspektif Terjemah Kitab ‘Adabul ‘Alim Wal Muta’allimid_ID
dc.typeThesisid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record