| dc.description.abstract | Penelitian ini di latarbelakangi oleh masih rendahnya
karakter yang dimiliki peserta didik khususnya karakter
disiplin seperti masih ada yang terlambat masuk kelas,
terlambat mengantar tugas, ketika guru keluar dari kelas
suasana kelas menjadi ribut, ketika guru menjelaskan masih ada
peserta didik yang fokus ketemannya dan juga masih ada peserta
didik yang kurang rapi dalam berpakaian. Selain itu, karakter
tanggung jawab juga masih rendah hal ini dibuktikan masih ada
peserta didik yang membuang sampah sembarangan, masih ada
peserta didik yang tidak selesai mengerjakan tugasnya dan
masih ada peserta didik yang diberikan tugas kelompok sebagian
mencari sebagian lagi hanya berdiam diri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter
disiplin dan tanggung jawab peserta didik dalam masa pandemi
diSDN 012 rumbai jaya, mengetahui bagaimana peran guru
membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab dalam masa
pandemi, serta untuk mengetahui kendala yang di hadapi guru
membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab dalam masa
pandemi di SDN 012 rumbai jaya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif
deskriptif. Data dalam penelitian ini di kumpulkan menggunakan
teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data
observasi di presentasikan dengan rumus presentase P =
𝑭
𝑵
𝒙 100%
dan data wawancara di analisis dengan mengggunakan teori Miles
Dan Hubermant yaitu reduksi data, penyajian data dan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter disiplin
peserta didik menunjukkan persentase 78,8% yang dikategorikan
“BAIK” Sedangakn karakter tanggung menunjukkan persentase
70,98% juga menunjukkan persentase “BAIK” yang sama-sama
berada di interval 61%-80%. Guru selau berusaha untuk
menjalankan perannya agar karakter disiplin dan tanggung jawab
selalu ada didiri peserta didik dengan menjalankan peran
sebagai sebagai pendidik,sebagai pembimbing, sebagi model dan
teladan dan sebagai penasehat. Kendala yang dihadapi guru
membentuk karakter peserta didik yakni masih ada peserta didik
yang acuh tidak menghiraukan guru ketika diberi nasehat. | id_ID |