Show simple item record

dc.contributor.advisorIlyas, M.
dc.contributor.authorOktaviani, Nimas
dc.date.accessioned2023-01-13T03:10:48Z
dc.date.available2023-01-13T03:10:48Z
dc.date.issued2023-01-13
dc.identifier.urihttps://repository.stai-tbh.ac.id/handle/123456789/367
dc.description.abstractStrategi pembelajaran inkuiri adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mendeskripsikan Proses implementasi strategi inkuiri dalam mengaktifkan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan, untuk mengetahui keunggulan Implementasi Strategi Inkuiri Dalam Mengaktifkan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan dan untuk mengetahui kelemahan Implementasi Strategi Inkuiri Dalam Mengaktifkan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 2 orang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi strategi inkuiri dalam mengaktifkan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan tergolong “sangat baik” hal ini didapat dari persentase 89,6% terletak pada interval 81%-100%. Adapun keunggulan dari implementasi strategi inkuiri dalam mengaktifkan belajar siswa yaitu, membawa pola pikir peserta didik ke dalam kehidupan yang nyata, peserta didik sendiri yang mencari permasalahan, peserta didik akan berperan aktif untuk mengajukan berbagai jawaban dari berbagai permasalahan, tidak akan menghambat siswa yang lemah dalam belajar. Dan kelemahan dari implementasi strategi inkuiri dalam mengaktifkan belajar siswa adalah, memerlukan waktu yang cukup lama, keterbatasan informasi.id_ID
dc.language.isoidid_ID
dc.publisherSTAI Auliaurrasyidin Tembilahanid_ID
dc.relation.ispartofseriesNimas Oktaviani Skripsi;1209.18.08364
dc.subjectResearch Subject Categories::SOCIAL SCIENCES::Social sciences::Educationid_ID
dc.titleImplementasi Strategi Inkuiri Dalam Mengaktifkan Belajar Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri2 Tembilahanid_ID
dc.typeThesisid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record