Implementasi Strategi Inkuiri Dalam Mengaktifkan Belajar Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri2 Tembilahan
Abstract
Strategi pembelajaran inkuiri adalah rangkaian
kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir
secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan
sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan.
Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui
tanya jawab antara guru dan siswa.
Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk
mendeskripsikan Proses implementasi strategi inkuiri dalam
mengaktifkan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan,
untuk mengetahui keunggulan Implementasi Strategi Inkuiri
Dalam Mengaktifkan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2
Tembilahan dan untuk mengetahui kelemahan Implementasi
Strategi Inkuiri Dalam Mengaktifkan Belajar Siswa Pada Mata
Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas
Negeri 2 Tembilahan.
Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas
Negeri 2 Tembilahan, yang menjadi populasi dalam penelitian
ini adalah 2 orang guru mata pelajaran Pendidikan Agama
Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data
yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan
persentase.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
implementasi strategi inkuiri dalam mengaktifkan belajar
siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah
Menengah Atas Negeri 2 Tembilahan tergolong “sangat baik”
hal ini didapat dari persentase 89,6% terletak pada
interval 81%-100%.
Adapun keunggulan dari implementasi strategi inkuiri
dalam mengaktifkan belajar siswa yaitu, membawa pola pikir
peserta didik ke dalam kehidupan yang nyata, peserta didik
sendiri yang mencari permasalahan, peserta didik akan
berperan aktif untuk mengajukan berbagai jawaban dari
berbagai permasalahan, tidak akan menghambat siswa yang
lemah dalam belajar. Dan kelemahan dari implementasi
strategi inkuiri dalam mengaktifkan belajar siswa adalah,
memerlukan waktu yang cukup lama, keterbatasan informasi.
