Pengaruh Penggunaan Media Flanelgraf Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 004 Tembilahan Kota
Abstract
Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini
ialah masih kurangnya kegiatan-kegiatan siswa seperti
mendengarkan penjelasan guru, sebagian siswa masih
sibuk sendiri ketika belajar, banyak siswa yang hanya
duduk diam sehingga kurangnya kegiatan mengamati,
mengemukakan pendapat, melakukan diskusi, menulis
laporan atau cerita, melakukan percobaan bahkan siswa
masih banyak yang lesu dan berbaring dengan meletakkan
tangannya di atas meja sehingga dapat dilihat bahwa
masih banyak siswa yang kurang bersemangat dalam
mengikuti pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penggunaan media Flanelgraf terhadap keaktifan belajar
siswa kelas V di SDN 004 Tembilahan Kota.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen
dengan desain true eksperimental design bentuk
posttest-only control design. Adapun subjek pada
penelitian yaitu guru kelas dan siswa kelas V.C yang
berjumlah 20 orang serta siswa kelas V.D yang berjumlah
20 orang, sedangkan objek penelitian yaitu penggunaan
media Flanelgraf dan keaktifan belajar siswa. Teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan
dokumentasi, sedangkan teknik analisa data menggunakan
rumus independent t test.
Dari hasil penelitian ini diperoleh data keaktifan
belajar siswa kelas kontrol menggunakan media
konvensional ialah 57,25% dengan kategori cukup karena
berada pada interval 41%-60%, sedangkan keaktifan
belajar siswa kelas eksperimen menggunakan media
Flanelgraf adalah 67% dengan kategori baik karena
berada pada interval 61%-80%. Kemudian untuk mencari
pengaruh digunakan rumus uji t dengan data thitung(18,69)
ttabel (2,024) maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Dari hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa
terdapat pengaruh yang positif dan signikan antara
penggunaan media Flanelgraf terhadap keaktifan belajar
siswa kelas V di SDN 004 Tembilahan Kota.
