Penerapan Model Pembelajaran Bertukar Pasangan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 006 Bente Kecamatan Mandah
Abstract
Model-model yang digunakan dalam menyampaikan materi
pembelajaran sangat banyak sekali. Namun tidak semua model
yang digunakan guru dapat membuat menciptakan aktivitas
belajar siswa yang baik. Salah satu model yang dapat
menciptakan suasana menyenangkan dalam belajar adalah model
bertukar pasangan. Permasalahan dalam penelitian ini
dirumuskan sebagai berikut: Apakah penerapan model
pembelajaran bertukar pasangan dapat meningkatkan hasil
belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam
kelas V di Sekolah Dasar Negeri 006 Bente Kecamatan Mandah?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah
penerapan model pembelajaran bertukar pasangan dapat
meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam kelas V di Sekolah Dasar Negeri 006
Bente Kecamatan Mandah.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas.
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus,
masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan yang
dilakukan dengan 4 tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan,
observasi, dan refleksi. Subjek dalam Penelitian Tindakan
Kelas ini adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa di
Sekolah Dasar Negeri 006 Bente Kecamatan Mandah. Data dalam
penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik
observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi, serta
dianalisa dengan menggunakan rumus persentase P = F
⁄N × 100%.
Hasil analisa data diketahui bahwa: Penerapan model
pembelajaran bertukar pasangan pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam kelas V di Sekolah Dasar Negeri 006
Bente Kecamatan Mandah baik, karena pada tiap siklus terjadi
peningkatan yaitu pada pertemuan 1 siklus I 50% meningkat
pada pertemuan 3 siklus II menjadi 100%. Hasil belajar siswa
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas V di
Sekolah Dasar Negeri 006 Bente Kecamatan Mandah mengalami
peningkatn yaitu pada siklus I pertemuan 1 dengan rata-rata
72,73, pada siklus II pertemuan 3 meningkat menjadi 98,64.
Penerapan model pembelajaran bertukar pasangan dapat
meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam kelas V di Sekolah Dasar Negeri 006
Bente Kecamatan Mandah, yaitu yang tuntas pada siklus I
pertemuan 1 sebanyak 45,45% meningkat pada siklus II
pertemuan 3 menjadi sebanyak 100%.
