Pengetahuan Guru terhadap Pendekatan Saintifik Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Nurul Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu
Abstract
Penerapan kurikulum 2013 menerlukan perubahan
paradigma pembelajaran, di mana peserta didik dilatih
untuk belajar mengobservasi, mengajukan pertanyaan,
mengumpulkan data, menganalisis (mengasosiasikan) data,
dan mengomunikasikan hasil belajar yang disebut
pendekatan saintifik. Pendekatan ini perlu dilakukan
untuk dapat mengembangkan kemampuan peserta didik untuk
belajar mandiri dan berpikir kreatif. Permasalahan
dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:
Bagaimana pengetahuan guru terhadap pendekatan
saintifik pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah
Tsanawiyah Nurul Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu, dan
apa faktor-faktor yang mempengaruhi?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengetahuan guru terhadap pendekatan saintifik pada
mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah
Nurul Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu, dan faktorfaktor
yang mempengaruhi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah 1 orang guru mata
pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Nurul
Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu. Data dalam penelitian
ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang
terkumpul dianalisa dengan menggunakan rumus persentase
dan model Milles and Huberman
Hasil analisa data melalui observasi dan wawancara
dapat disimpulkan sebagai berikut: Pengetahuan guru
terhadap pendekatan saintifik pada mata pelajaran
Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Nurul Jihad
Kecamatan Tembilahan Hulu, mencapai angka 74,44% dan
dikategorikan baik, karena angka 74,44% terletak pada
interval 61% - 80%. Faktor-faktor yang mempengaruhi
baiknya pengetahuan guru terhadap pendekatan saintifik
pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah
Tsanawiyah Nurul Jihad Kecamatan Tembilahan Hulu,
adalah sebagai berikut: Faktor Internal: Kondisi anak
didik dapat dipahami dengan baik oleh guru. Pengetahuan
guru mata pelajaran Aqidah Akhlak saya rasa sudah
memadai. Kesabaran dan sikap Kepribadian guru yang
bersahaja, lembut dan penuh kasih sayang dapat membuat
siswa merasa nyaman dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran. Faktor Eksternal: Fasilitas yang tersedia
di madrasah ini masih kurang, namaun dapat diatasi
dengan cara yang praktis. Iklim kondusif dapat
diciptakan dalam setiap kegiatan pembelajaran.
