Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Sekolah Menengah kejuruan Negeri 1 Kempas
Abstract
Bimbingan tidak hanya menangani siswa yang sedang
bermasalah atau juga Sebagai proses pemberian bantuan
kepada individu/siswa, tetapi juga berfungsi sebagai
upaya (1) pemahaman, (2) pencegahan, (3) pengembangan,
(4) perbaikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah Bagaimanakah upaya guru bimbingan dan konseling
dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas XI di SMK
Negeri 1 Kempas?
Untuk memperoleh data yang berhubungan dengan
masalah di atas, peneliti menggunakan teknik pengumpulan
data wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang
telah dikumpulkan dianalisa dengan menggunakan jenis
penelitian kualitatif lapangan.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan
guru bimbingan dan konseling maka dapat dianalisa bahwa
upaya guru bimbingan dan konseling meningkatkan minat
belajar siswa di Sekolah SMK Negeri 1 Kempas telah
dilaksanakan dengan “Baik”. Hal ini karena dipengaruhi
oleh faktor-faktor sebagai berikut: Guru bimbingan dan
konseling telah melaksanakan layanan bimbingan kelompok
kepada siswa yang mengalami masalah dalam belajar. Guru
bimbingan dan konseling telah melaksanakan bimbingan
belajar terhadap siswa yang mengalami masalah khususnya
kurang berminat dalam belajar.
