Kesiapan Kemandirian Belajar (Self Regulated Learning) Siswa dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Reteh Pulau Kijang
Abstract
Saat ini, kesiapan kemandirian belajar sangat
diperlukan mengingat adanya akibat dari wabah penyakit
pandemi corona (Covid-19). Akibat virus corona banyak
kegiatan yang harus terhenti dan dialihkan dengan cara
WFH (Work From Home), begitu juga dengan kegiatan
dibidang pendidikan.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk
mengetahui kesiapan kemandirian belajar (self regulated
learning) siswa dalam pembelajaran daring dan apa saja
hambatan-hambatan dalam kesiapan kemandirian belajar
(self regulated learning) siswa tersebut.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian
deskriptif kuantitatif. Adapun populasi dalam
penelitian ini adalah 210 siswa dengan sampel
menggunakan rumus Taro Yamane berjumlah 68 siswa. Data
dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan
angket, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data
yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan rumus
persentase P = F
⁄N × 100%.
Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa
perolehan jawaban angket siswa adalah 72,61% yang
termasuk dalam kriteria Baik. Artinya siswa/responden
sudah memiliki kesiapan kemandirian belajar (self
regulated learning) yang baik dalam pembelajaran daring
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA
Negeri 1 Reteh Pulau Kijang. Sementara itu, berdasarkan
hasil wawancara, masih ada peserta didik yang masih
kebingungan dengan proses pembelajaran daring sehingga
mengakibatkan proses pembelajaran tidak dapat berjalan
dengan lancar. Dan hambatan dalam kesiapan belajar
mandiri siswa adalah kurangnya akses teknologi atau
akses internet yang cepat dan handal, keterbatasan
waktu dan kualitas pembelajaran.
