Implementasi Proses Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013 Masa Pandemi Covid-19 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 005 Kempas Jaya Kecamatan Kempas
Abstract
Dalam situasi pandemi covid-19, proses
pembelajaran berbasis kurikulum 2013 dilaksanakan
secara luring. Orang tua siswa mengambil tugas yang
harus dikerjakan siswa dirumah setiap minggu, lalu
mengembalikan tugas tersebut pada minggu berikutnya.
Kondisi ini menimbulkan banyak permasalahan.
Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai
berikut: Bagaimana implementasi proses pembelajaran
berbasis kurikulum 2013 kompetensi inti 3 (pengetahuan)
masa pandemi Covid-19 pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam kelas tinggi di Sekolah Dasar Negeri 005
Kempas Jaya Kecamatan Kempas?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
implementasi proses pembelajaran berbasis kurikulum 2013
kompetensi inti 3 (pengetahuan) masa pandemi Covid-19
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas tinggi
di Sekolah Dasar Negeri 005 Kempas Jaya Kecamatan Kempas.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif
kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1
orang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas
tinggi di Sekolah Dasar Negeri 005 Kempas Jaya Kecamatan
Kempas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan
menggunakan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisa
dengan menggunakan rumus persentase.
Hasil analisa data melalui observasi dan wawancara
dapat disimpulkan sebagai berikut: Implementasi proses
pembelajaran berbasis kurikulum 2013 masa pandemi Covid-
19 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di
Sekolah Dasar Negeri 005 Kempas Jaya Kecamatan Kempas,
mencapai angka 78,55% dan dikategorikan baik, karena
terletak pada interval 61% - 80%. Faktor-faktor yang
mempengaruhi baiknya implementasi proses pembelajaran
berbasis kurikulum 2013 masa pandemi Covid-19 pada mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Negeri
005 Kempas Jaya Kecamatan Kempas, adalah: Guru telah
melakukan apersepsi dengan hal-hal yang ada di sekitar
siswa. Guru telah meminta siswa melakukan eksplorasi
dengan membaca buku paket. Guru memberikan contoh,
nasihat, dan pembiasaan pendidikan karakter.
