Implementasi Model Pembelajaran Kelompok di PAUD Inhil Peduli Tembilahan
Abstract
Penerapan model pembelajaran kelompok mampu
mengembangkan kemandirian, sosialisasi, dan
perbendaharaan kata anak. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh aspek perkembangan anak yang
belum berkembang maksimal dikarenakan model
pembelajaran kelompok yang belum maksimal diterapkan.
Hal tersebut terlihat pada anak kurang dalam
bersosialisasi dan tidak mandiri saat proses
pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
penerapan model pembelajaran kelompok di PAUD Inhil
Peduli, dan faktor-faktor yang mempengaruhi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif
deskriftif. Teknik pengumpulan data menggunakan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam
pengelolaan data peneliti menggunakan teknik
Triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam
mengimplementasikan model pembelajaran kelompok, guru
(1)Menyiapkan kelas dengan menyusun meja dan kursi dan
memperhatikan kebersihan kelas (100%), (2)Membagi anakanak
dalam beberapa kelompok sebelum memulai
pembelajaran (100%), (3)Menciptakan pembelajaran yang
menyenangkan dan kreatif (87%), (4)Membimbing,
memotivasi peserta didik agar terus semangat dalam
pembelajaran (100%), dan (5) Mereview kegiatan yang
telah dilakukan dalam satu hari bersama peserta didik
(100%).
Dari penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa
guru telah mengimplementasikan model pembelajaran
kelompok di PAUD Inhil Peduli Tembilahan. Dengan faktor
pendukung adanya kerjasama yang baik antara guru dan
peserta didik dan faktor penghambatnya dari sarana dan
prasarana.
