Realisasi Pembelajaran Konstruktivistik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Babussalam Desa Nyiur Permai Kecamatan Keritang
Abstract
Pendekatan konstruktivistik sebagai “pembelajaran
yang menekankan pada peran aktif siswa dalam membangun
pemahaman dan memberi makna terhadap informasi dan
peristiwa yang dialami. Permasalahan dalam penelitian
ini dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana realisasi
pembelajaran konstruktivistik pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama
Babussalam Desa Nyiur Permai Kecamatan Keritang, dan
apa faktor-faktor yang mempengaruhinya?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
realisasi pembelajaran konstruktivistik pada mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah
Pertama Babussalam Desa Nyiur Permai Kecamatan
Keritang, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1
orang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di
Sekolah Menengah Pertama Babussalam Desa Nyiur Permai
Kecamatan Keritang. Data dalam penelitian ini
dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang
terkumpul dianalisa dengan menggunakan rumus persentase
P = F
⁄N × 100%.
Hasil analisa data melalui observasi dan wawancara
dapat disimpulkan sebagai berikut: Realisasi
pembelajaran konstruktivistik pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama
Babussalam Desa Nyiur Permai Kecamatan Keritang,
mencapai angka 67,41% dan dikategorikan baik, karena
angka 67,41% pada interval 61% - 80%. Faktor-faktor
yang mempengaruhi realisasi pembelajaran
konstruktivistik pada mata pelajaran Pendidikan Agama
Islam di Sekolah Menengah Pertama Babussalam Desa Nyiur
Permai Kecamatan Keritang, adalah sebagai berikut:
Kondisi jasmani dan psikologi guru yang baik. Kemampuan
guru dalam mengatasi keterbatasan sarana. Adanya
bimbingan dari orang tua terhadap anak. Guru
melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan
langkah-langkahnya.
